Rabu, 23 Desember 2009

Menyimak dan Berbicara

Menyimak dan Berbicara
Menyimak atau mendengarkan adalah uatu proses mendengarkan lambang-lambang bahasa lisan dengan sungguh-sungguh penuh perhatian, pemahaman, apresiatif yang dapat disertai dengan pemahaman makna, komunikasi yang disampaikan secara non verbal. menyimak merupakan keterampilan memahami bahasa lisan yang bersifat reseptif.
Jenis situasi dalam mendengarkan :
1. Situasi Mendengarkan secara Interaktif :
Terjadi dalam percakapan tatap muka, di telepon / sejenisnya. Secara bergantian subjek ( 2 orang / lebih ) melakukan aktivitas mendengarkan dan berbicara. Sehingga kita memiliki kesempatan bertanya guna mendapatkan penjelasan, meminta lawan bicara mengulang apa yang telah diucapkannya / meminta lebih pelan dalam berbicara.
2. Situasi mendengarkan secara Non-Interaktif :
Kita tidak dapat meminta penjelasan dari pembicara, tidak bisa meminta pembicara mengulangi apa yang diucapkan kita juga tidak dapat meminta pembicaraan di perlambat.
Contoh : Mendengarkan radio, mendengarkan ceramah, menonton film


Berbicara adalah suatu proses penyampaian pesan dari sumber kepada penerima melalui media berupa suara/ bunyi-bunyian. Menyimak merupakan keterampilan berbahasa lisan yang bersifat produktif.
Jenis situasi dalam berbicara :
a. Situasi berbicara secara interaktif :
misal : – Percakapan secara tatap muka dan berbicara lewat telepon yang memungkinkan adanya aktivitas pergantian antara berbicara dan mendengarkan..
b. Situasi berbicara secara Semi-Interaktif :
misal : – Situasi berpidato dihadapan umum secara langsung.
dal;am situasi ini audiens memang tidak dapat melakukan iterupsi terhadap pembicara c. Situasi berbicara bersifat Non-Interaktif :
misal : berpidato lewat radio / TV.
Pada kegiatan menyimak dam berbicara adalah dua hal yang saling berhubungan. Kalau ada dua orang saling berkomunikasi lisan maka kedua hal tadi akan terjadi secara otomatis. Yaitu kalau orang pertama berbicara maka orang kedua menyimak/mendngarkan. Kemudian sebaliknya, ketika orang kedua berbicara maka orang pertama mendengarkan. Dalam komunikasi ini kedua belah pihak dapat saling menanggapi satu sama lain.

Menulis dan Membaca

Membaca dan Menulis
Membaca adalah proses pengolahan bacaan secara kritis,kreatif yang dilakukan dengan tujuan memperoleh pemahaman yang bersifat menyeluruh tentang bacaan itu.
Benar kata orang karena dengan membaca kita tahu apa yang terjadi saat ini atau pun dulu yang terjadi di dunia ini.

Jenis-jenis membaca menurut Jazir Burhan:
a. membaca Intensif
b. Membaca Kritis
c. Membaca Cepat
d. membaca Untuk keperluan praktis
e. Membaca untuk keperluan study.

Hambatan-hambatan dalam membaca :
a. Vokalisasi
b. Gerakan Bibir
c. Gerakan kepala
d. Menunjuk dengan Jari
e. Regresi
f. Sub Vokalisasi.

Menurut Tarigan, membaca ada 2 yakni :
a. ekstensif
Dibagi menjadi:
a. Membaca Survey
b. Membaca sekilas
c. membaca dangkal
b. intensif
Di bagi menjadi:
a. telaah isi
b. telaah bahasa.

Teknik membaca:
a. Membaca Pre Reading Plan (PReP)
b. SQ3R (Survey,Question,Read,Recute,Review)

Tujuan utama membaca adalah memperoleh informasi mencakup isi,memahami makna bacaan.






Menulis adalah suatu ketrampilan berbahasa yang dipergunakan untuk berkomunikasi secara tidak langsung,tidak secara tatap muka dengan oranglain.

Tujuan dari menulis:
a. Tujuan Pemecahan Masalah
b. TujuanPenugasan Masalah,
c. Tujuan Altruistik
d. Tujuan Persuasif,
e. Tujuan Penerangan,
f. Tujuan Pernyataan,
g. Tujuan Kreatif.

Ragam Tulis;
a. Narasi adalah jenis karangan yang menceritakan rangkaian peristiwa berdasarkan urutan waktu.
b. Diskripsi adalah karangan yang menggambarkan atau melukiskan suatu objek dengan apa adanya sehingga pembaca ikut merasakan, mengalami, melihat dan mrndengar apa yang ditulis pengarang.
c. Eksposisi adalah karangan yang bertujuan untuk menambah pengetahuandengan memaparkan informasi yang akurat.
d. Argumentasi adalah karangan yang bertujuan mempengaruhi pembaca dengan bukti-bukti , alasan/pendapat yang kuat sehingga gagasan yang dikemukaan penulis dapat dipercaya oleh pembaca.

Hal-hal yang perlu diketahui dalam kegiatan tulis-menulis:
a. Paragraf,
b. Kerangka karangan,
c. Langkah menyusun kerangka
- Catat Semua Ide
- Seleksi Ide-ide secara tepat
- Urutkan Ide-ide secara tepat
- Kelompokan Ide-ide yang berdekatan pada suatu heading
- Langkah Seleksi sudah dikerjakan
d. Pengembangan kerangka karangan
- Pendahuluan,
- Batang Tubuh
- Penutup.


Tujuan pembelajaran menulis menurut Keraf adalah :

a. Mampu memilih dan menata gagasan dengan penalaran yang logis dan sistematis
b. Mampu menuangkannya ke dalam bentuk-bentuk tuturan bahasa Indonesia sesuai dengan kaidah-kaidah bahasa Indonesia
c. Mampu melukiskannya sesuai dengan pedoman umum ejaan bahasa Indonesia yang disempurnakan
d. Mampu memilih ragam bahasa Indonesia sesuai konteks komunikas.

Kegiatan menulis dan membaca merupakan dua kegiatan yang tidak dapat dipisahkan. Dari reverensi yang saya baca untuk pertama kali orang akan mengenali huruf dengan mengejanya satu persatu. Kemudian karena semakin berkembang dan rasa ingin tahu juga sangat bersar. Maka seseorang akan meningkatkan dengan belajar mewujutkan apa yang diejanya dalam bentuk tulisan. Seseorang yang mulai bias menulis sendiri mka kemampuan membacanya akan ikut semakin berkembang. Hal itu terjadi karena dalam menulis kita tidak hanya sekedar menulis. Tetapi di dalam menulis kita juga mengeja apa yang akan kita tulis, jadi hal itu membuat proses membaca kita semakin lancar.

Minggu, 20 Desember 2009

Contoh Karangan Eksposisi

3 M

Saat ini sudah memasuki musim penghujan. Pasti akan banyak sekali jenis penyakit yang akan dengan mudah berkembang dan menyebar di masyarakat. Yang paling berbahaya adalah demam berdarah. Demam berdarah dìsebarkan oleh nyamuk aidesaigepty. Cara yang mudah untuk mencegah penyakit ini adalah dengan langkah 3M. Yaitu yang pertama rajin-rajinlah menguras bak mandi agar tidak dijadikan tempat berkembangbiak nyamuk. Selanjutny mengubur sampah-sampah yang sekiranya dapat membuat genangan air. Seperti ban bekas, kaleng bekas, ember-ember bekas dan plastik bekas. Dan yang terakhir adalah menutup tempat penampungan air. Dengan melaksanakan 3M maka penyebaran demam berdarah dapat berkurang.

Contoh Karangan Argumentasi

Pentingnya Penggunaan Helm

Para pengendara motor seringkali tidak menyadari betapa pentingnya memakai helm. Mereka sering mengendarai motor tanpa memakai helm. Padahal penggunaan helm sangat penting. Yaitu sebagai pelindung kepala kita. Agar saat kecelakaan kepala kita dapat terlindung. Helm bukan hanya untk gaya-gayaan saja. Tetapi untuk menjaga keselamatan kita saat naik sepeda motor. Budayakanlah menggunakan helm agar kita selamat saat mengendarai sepeda motor.

Kamis, 17 Desember 2009

Contoh Karangan Deskripsi

Keindahan Pantai Slopeng

Pantai Slopeng terletak di kabupaten sumenep Madura. Pantai ini terkenal dengan hamparan pasir putihnya dan juga keindahan alamnya. Adr ujung barat sampai kr timur hamparan pasir putih yang mempesona memanjakan mata kita. Di sepanjang pantai banyak berderet pohon kelapa yang melambai-lambai teriup angin. Ombak di pantai Slopeng tidak terlalu besar maka kita dapat berenang di sana. Saat berenang kita dapat melihat dasar laut, karena air di sana jernih. Kita dapat melihat ikan-ikan kecil berenang kesana-kemari di bawah air. Sangat menyenangkan sekali berwisata ke pantai Slopeng.

Contoh Karangan Narasi

Kecelakaan Motor

Kemarin sore aku melihat kecelakaan motor di perempatan kenteng. Aku sangat kaget karena aku melihat denga mata kepalaku sendiri. Aku benar-benar melihat kejadian itu saat kedua motor saling bertabrakan. Kronologisnya seperti ini. Ada sebuah motor melaju dengan kencang dari arah selatan. Saat tiba di tengah perempatan tiba-tiba dari ara timur ada motor melaju dengan kecepatan tinggi. Kemudian langsung saja kedua motor itu langsung saling bertabrakan.

menulis

1. Pengertian Menulis

Menulis adalah menurunkan atau melukiskan lambing-lambang grafik yang menggambarkan suatu bahasa yang dapat dipahami oleh seseorang sehingga orang lain dapat membaca lambing-lambang grafik tersebut kalau mereka memahami bahasa dan gambaran grafik tersebut.


2. Fungsi dan Tujuan Menulis

Fungsi dari menlis antara lain adalah :

a. Sebagai alat komunikasi yang tidak langsung

b. Dapat memudahkan pelajar untuk berfikir

c. Menoling kita untuk berfikir kritis

d. Memperdalam daya tangkap kita

e. Dapat memecahkan mesalah yang kita hadapi

f. Dapat membantu kita menjelaskan pikiran-pikiran kita

Tujuan menulis adalah :

a. Assignment purpose ( tujuan penugasan)

b. Altruistic purpose ( tujuan altruistic)

c. Persuasive purpose (tujuan persuasive)

d. Informational purpose (tujuan informasi)

e. Self expressive purpose (tujuan penyataan diri)

f. Creative purpose (tujuan kreatif)problem-solving purpose


3. Ragam Tulisan

a. Narasi

Adalah karangan yang menceritakan rangkaian peristiwa derdasarkan urutan waktu.

Jenis narasi ada dua yaitu : narasi ekspositoris dan narasi artistik.

b. Deskripsi

Adalah karangan yang melukiskan suatu objek dengan apa adanya, sehingga pembaca dapat ikut merasakan , mengalami. Melihat dan mendengar apa yang ditulis pengarang.

c. Eksposisi

Adalah karangan yang bertujuan untuk menambah pengetahuan pembaca dengan memaoarkan informasi secara akurat.

d. Argumentasi

Adalah jenis karangan yang bertujuan mempengaruhi denagn bukti-bukti, alasan, atau pendapat yang kiatsehingga gagasan yang dikemukan oleh penulis dapat dipercaya pembaca.


4. Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan dalam Kegiatan Menulis

a. Paragraph

Paragraf adalah seperangkat kalimat yang membahas suatu ntopik atau hanya mengacu pada satu gagasan pokok.

Jenis paragraf berdasarkan letak kalimat utamanya :

ü Paragraf deduktif

Yaitu kalimat utama ada di awal paragraf

ü Paragraf induktif

Yaitu kalimat utama ada di akhir paragraf

ü Paragraf variatif

Yaitu kalimat utama ada di awal dan akhir paragraf

ü Paragraf deskriptif

Yaitu paragraf yang kalimat utamanya tidak dinyatakan dengan jelas dalam paragraf itu.

ü Paragraf ineratif

Yaitu paragraf yang dimulai dengan penjelasan menuju ke pernyataan dan di kakhiri dengan penjelasan lagi.

Jenis paragraf berdasarkan fungsinya :

ü Paragraf pembuka

Adalah paragraf yang berperan sebagai pengantar untuk sampai pada masalah tang akan diuraikan.

ü Paragraf penghubung

Adalah paragraf yang berisi inti persoalan yang akan dikemukaan

ü Paragraf penutup.

Adalah paragraf yang berisi kesimpulan dari paragraf penghubung.

b. Kerangka karangan

Adalah outline sebuah karangan yang sudah diatur secara sistematis, lengkap, menyeluruh dan mencakup semua hal yang akan dikemukaan.

c. Langkah-langkah penyusunan kerangka

ü Catat semua ide

ü Seleksi ide-ide secara tepat

ü Urutkan ide-ide secara tepat

ü Kelompokkan ide-ide yang berdekatan pada suatu heading

ü Langkah seleksi sudah dikerjakan

Sistem penempatan ide-ide heading dapat dilakukan dengan berbagai cara yaitu :

· Cara biasa yang terdiri atas beberapa hal sebagai berikut :

v Berdasarkan urutan waktu

v Berdasarkan urutan materi yang ada

v Berdasarkan urgensi urutan materi yang tidak boleh diabaikan

· Berdasarkan pertimbangan logis terdiri atas :

v Dari klimaks ke antiklimaks

v Dari umum ke khusus

v Dari yang khusus ke yang umum

v Berdasarkan sebab akibat

v Dari akibat menjurus ke sebab

v Berdasarkan hubungan eratnya materi

v Dari yang bermanfaat ke yang tidak bermanfaat ataupun sebaliknya

v Dari yang sukar ke yang lebih mudah ataupun sebaliknya

v Urutan berdasarkan pertimbangan psikologi

v Berdasarkan kemungkunan saling menjelaskan

d. Pengembangan kerangka karangan

ü Pendahuluan bersifat menjelaskan dan mendorong

Pada pendahuluan usahakan menggunakan kalimat yang menarik sehingga membuat pembaca ingin lebih tahu tentang apa yang diuraikan pada karangan selanjutnya.

ü Batang tubuh sebagai isi karangan

Dalam batang tubuh biasanya terdiri dari beberapa alinea. Pada bagian ini dipergunakan contoh-contoh, uraian-uraian yang ada didalamnya dan pembuktian.

ü Bagian penutup

Untuk bagian penutup ada tiga sifat yang dimiliki yaitu sebagai rangkuman dari apa yang sudah diuraikan, sebagai pernyataan kembali, sebagai kata penutup.

5. Teknik Pembelajaran Menulis

Pengembangan kemampuan menulis dapat dilakukan dengan :

ü Sering menulis berdasarkan kegunaan spesifik

ü Memhai fakta bahwa menukis adalah “ menengok kembali”

ü Mempublikasikan tulisan

ü Memperoleh pengalaman editing yang akan bermanfaat tidak hanya untuk menulis akan tetapi secara keseluruhan bermanfaat untuk pengembangan kemampuan riset dan observasi


6. Tujuan Pembelajaran Menulis

v Mampu memilih dan menata gagasan dengan penalaran yang logis dan sistematis

v Mampu menuangkan ke dalam bentuk-bentuk tutur bahasa Indonesia sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia

v Mampu menulis sesuai dengan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia Yang Disempurnakan

v Mampu memilih ragam bahasa Indonesia sesuai kontenks komunikasi

Selasa, 15 Desember 2009

S@Y@ñK

Sayang,tak tau harus apa membuka coretan tangan ini,hanya kerinduan yang memainkan irama kata dalam secarik tulisan lusuh ini.,,,
Sayang, sebagian hidupku telah kujalani, disana kusendiri menghadapi godaan serta cobaan yang tak pernah kukira sebelumnya, tanpa dirimu....
Sayang, kurindu sepucuk senyum hangatmu yang meluluhkan kerasnya hidup ini, dengan bayangmu yang enjelma menjadi bidadari aku akan terbangun dari mimpi...
Sayang, titianmu masih panjang, jangan kau siakan seperti diriku ini,,,, buatlah segudang catatan tentang hidup sayang.,, agar nantinya kau tak lagi takut dijemput dari dunia....
S@Y@ÑK,,hanya satu terbayang legam dimata, jarak antara kau dan aku laksana bumi dan langit tinggi....

By:Nurul Hidayah

Teruntuk sobatku

Habis semua cerita....
Tapi tak sekuncuppun terlantun
Untaian cinderamata perpisahan
Tersapu berlalu, semua....

Sembilu kecil merengek lagi
Mengajak berpetualang ke alam lalu
Ia membius akal yang membisu
Sedang tubuh ditempa dingin kalbu

Kini kurangkul bongkahan-bongkahan cerita
Kurekatkan jadi utuh lagi
Sayang...musim telah berganti
Hati kita tak tahu lagi....

Mungkin kan terlintas lagi
Lewat sekilat lamunan
Berwarna merah dan biru
Semua akan terbakti,....

By:Nurul Hidayah
Teruntuk sahabat setia pemuja aula smti

Nafasku

Aku ingin membumbung dalam khayalan
Melantunkan lagu-lagu cinta yang merasuki
Sembari berteriak menyebut namamu
Menjemput dirimu diangkasa tinggi

Aku persis tau pijakan tanahmu kini
Pula kerlip bola mata yang kau miliki
Tapi tersisih fikir tentang sesuatu
Adakah namaku dipusara hatimu??

Senyum menjemput hari yang kumiliki
Musnahkan kidung belenggu masa
Sekali terucap kata dari bibirmu
Memuntahkan sekuncup rindu dalam diri

Tetapku tak mengerti isi hati
Hanya menanti ketakjuban tetesan rindu
Diujung khayal yang kian terbang
Tak tau kemana ia pergi....

Aku tetap angin sepoi....
Menanti masa menerpa paras manismu
Dihari esok....
Ataupula masa-masa lainya....
Aku tetap angin sepoi....
Dan engkau nafasku.....



By:Nurul Hidayah

Minggu, 13 Desember 2009

ALL ABOUT ME!!! (Sebuah Autobiografi Seorang Nurul Hidayah)



Saat ini umurku hampir menginjak 22 tahun. Aku bukan anak kecil lagi. Aku mulai beranjak dewasa. Namun menurutku kedewasaan itu belum muncul pada diriku. Saat ini timbul dalam pikiranku untuk membuat sebuah autobiografi seperti layaknya orang-orang yang terkenal. Aku berfikir mungkin kelak saya akan menjadi orang yang terkenal juga . Separtinya kalau Aku memiliki sebuah autobiografi pasti akan seru dan menyenangkan. Aku membuat sebuah autobiografi bukan untuk sekedar pamer atau gengsi. Tetapi Aku membuatnya agar orang lain dapat lebih mengenalku lebih dekat. Dan mereka yang membaca autobiograf ini dapat melihat perjalanan hidupku selanma hampir 22 tahun ini. Aku tidak mempunyai pengalaman dalam menulis atau membuat sebuah autobiografi sebelumnya. Jadi mungkin akan ada banyak kesalahan pada autobiografi kali ini. Tetapi Aku akan berusaha memberikan yang terbaik dan semampuku.

>>> Asal Mula Kehidupanku

Pada tanggal 07 Maret 1988, di saat fajar pagi mulai merekah terdengarlah jerit tangis partamaku. Seorang gadis mungil buah cinta dari Sutrisno dan Mukirah yang tidak lain adalah orang tuaku. Aku terlahia di sebuah rumah mungil lebih tepatnya di Dekso, Banjar arum, Kalibawang, Kulon Progo 55672. Saat proses kelahiran ibuku hanya dibantu oleh seorang bidan desa. Setelah suara adzan dikumandangkan di telingaku maka bapakku menganugrahi sebuah nama untukku. Aku diberi nama Nural Hidayah. Yang artinya adalah cahaya petunjuk. Karena orang tuaku berharap agar aku dapat menjadikan petunjuk bagi diriku sendiri maupan orang lain. Itulah sepenggal cerita kelahiranku 21 tahun yang lalu.

>>> Masa Kanak-Kanak (Kehidupan Masa Kecilku)

Setelah membaca cerita kelahiranku sekarang aku mau cerita tentang masa kecilku. Waktu berganti, dan aku pun tumbuh menjadi seorang gadiskecil yang menggemaskan. Dari kecil aku terbiasa dimanja ole kedua orangtuaku. Apapun yang aku monta pasti akan dituruti oleh orangtuaku terutama bapakku. Karena pada saat itu bapakku bekerja di PLN Wates sehingga dapat memberikan kebahagiaan yang lebih padaku dan keluargaku. Saat kecil aku senang sekali pergi bermain hanya memakai celana dalam dan kaos dalam saja. Jadi waktu kecil aku hitam sekali hamper seperti dakocan. Dulu karena pipiku yang tembem maka aku dipanggil Cempluk oleh nenekku. Bahkan panggilan itu masih melekat sampai saat ini. Pada saat aku ber umur 4 tahun bapakku mendaftarkanku ke TK Mekar Al Islam. Aku masuk kelas nol kecil. Aku senang sekali. Aku punya banyak teman di sana. Guru yang sangat aku sayangi di TK adalah ibu Salbiyah S.Pd. Beliau sangat baik padaku. Hobiku saat bi TK dalah mencarikecebomg. Karena dulu di depan sekolahterdapat kolam ikan yang di sana ada banyak kecebongnya. Pada tahun pertama masuk sekolah aku masing harusdiantar olea ibuku bahkan sampai ditungguin sampai pulang sekolah. Namun setelah menginjak tahun kedua aku harus berangkat sekolah sendiri, karena saat itu adik pertamaku lahir jadi ibuku tidak bisa mengantarku. Saat di TK aku pernah menyukai seorang temanku. Tetapi tidak usah aku sebutkan namanya. Dua tahun bersekolah di TK akhirnya aku lulus juga. Dan selanjutnya bapakku memasukanku ke SDN Dekso 1. Sekolah tersebut termasuk salah satu sekolah favorit di desaku. Di SD aku menjadi salah satu siswa yang menonjol. Aku selalu menduduki peringkat pertama di kelas. Namun pernah suatu ketika aku mendapat rangking 2. Bapakku meberi aku hukuman yang berat. Yaitu tidak diberi uang jajan tiga minggu, tidak boleh main, dan tidak boleh menonton televise selama satu bulan. Saat mulai duduk di kelas tiga akumulai suka bermain di sungai. Pernah aku hampir tenggelam,dan sampai sekarang aku takut bermain di sungai lagi. Pada saat SD aku sangat suka pelajaran IPA karena menurutku IPA itu menyenangkan. Di saat kelas 4 aku mendapatkan adik baru. Adikku yang partama bernama Fajar Sidoq Al Mukharam sedangkan untuk adik keduaku ini diberi nama Septian Wahyu Tri Nur Santo. Masa-masa di SD kulalui dengan begitu berat. Banyak kejadian yang aku alami. Puncaknya pada saat aku kelas 5 kedua orang tuaku harus pergi meninggalkan aku. Mereka pergi merantau ke Madura. Aku ditinggal di rumah nenekku. Aku tidak dapat berbuat apa-apa. Yang aku lakukan hanyalah menangis saja. Namun akhirnya aku bisa bangkit dari kesediahanku. Mulai saat itu aku berjuang sendiri tanpa ada orang tua yang mendampingi tetapi aku masih bersyukur karena masih ada nenekku yang menemaniku. Saat di SD aku pernah ikut lomba cerdas cermat sampai tingkat kecamatan. Betapa bangganya aku saat itu. Waktu cepat berlalu, tak terasa aku sudah masuk di kelas 6. Pada saat itu aku bingung apa yang harus aku lakukan. Aku jauh dari orang tuaku. Aku bingung harus melanjutkan kemana?. Tak ada gambaran jelas dalam otakku. Akhirnya UNAS pun tiba. Aku cemas takut tidak lulus ujian. Namun aku giat belajar, dan aku pun lulus dengan nilai yang memuaskan.

>>> Masa Remaja ( Masa Puber)

Setelah lulus dari SD aku mendaftarkan di SMP N 1 Nanggulan. Sekolah tersebut merupakan sekolah terbaik di wilayahku. Aku masuk di kelas 1 F. ada kejadian lucu saat MOS masuk SMP. Ada salah satu temanku yang disuruh maju untuk di hukum tetapi dia tidak mau dan akhirnya malah menangis. Di SMP aku mempunyai seorang teman dekat yang sampai saat ini masih berhubungan baik denganku. Namanya Swesti Anggraini Dewi. Dia satu-satunya teman yang benar-benar baik menurutku. Waktu kelas satu akupernah di sukai oleh seorang teman. Tetapi waktu itu aku masih lugu jadi belum tau apa itu cinta. Jadinya aku cuekin saja dia. Entah mengapa saat di SMP prestasiku agak menurun. Aku hanya menduduki peringkat 2 saja. Aku kecewa. Tetapi mau bagaimana lagi mungkin memang takdirnya seperti itu. Saat aku masuk ke kelas dua ternyata seseorang yang dulu pernah menyatakan suka padaku kembali lagi padaku. Akhirnya karena aku kasihan padanya aku pun mau menjadi kekasihnya. Ah kayaknya tidak penting ngomongin pacar. Naik ke kelas 2 aku mendapatkan banyak pengalaman baru. Pernah suatu ketika waktu ujian semesteran, aku duduk bersebelahan dengan kakak kelasku namanya Iwan Mei Saputro. Saat itu dia membawa sontekan. Aku diajari menyontek sama dia. Hari berikutnya aku mencoba membawa sontekan kedalam ruang ujian. Tapi naas karena ini adalah aksi menconteku yang pertama aku gagal. Aku ketahuan sama guruku. Tetapi untung saja guru tersebut baik jadinya sku tidak dihukum cuma diberi peringatan. Ditahun kedua ini semua berjalan lancer tidak ada kendala yang berarti dalam kehidupanku. Setelah memasuki tahun ketiga di SMP ada kejadian yang sangat menggemparkan seluruh isi sekolahku. Aku saja sampai dipanggil oleh guru BP. Masalahnya waktu itu ada dua orang teman pria yang menyukaiku. Aku bingung memilihnya. Aku tidak tahu harus memilih yang mana. Akhirnya aku pilih satu diantara mereka, namun pihak yang aku tolak tidak terima akhirnya mereka berdua berkelahi kaya kucing sama tikus. Aku jadi merasa bersalah, pada saat itu ada guru BP yang tahu dan akhirnya menyeret kami dan kami dimarahi. Hal itu aku jadikan salah satu pelajaran dalam hiduo untuk tidak saling menyakiti. Pada tahun ketiga ini adalah penentuan aku lulus atau tidak dari SMP. Aku cemas soalnya pada tahun ini mulai diberlakukan nilai minimal 4,25 aku takut tidak dapat mencapai target. Tetapi allhamdulilah aku lulus, sayangnya nilaiku pas-pasan. Namun walau begitu aku tetap optimis akan masuk ke SMA favorit. Setelah lulus SMP aku memberanikan diri untuk mendaftarkan diri ke SMA N ! Godean. Sebenarnya aku ragu. Tetapi karena aku punya tekat yang kuat akhirnya aku diterima di SMA tersebut. Aku masuk ke kelas 1.2. teman-temanku banyak sekali saat SMA. Di SMa ini aku mendapatkan teman-teman yang begitu baik padaku. Ada 4 orang yang paling dekat sekali sama aku yaitu Mettayana Anggun Pusoitasari, Hesti Widyasari, Umi Eka Sari, dan Erma. Mereka temanku saat susah dan senang. Banyak hal menarik yang terjadi pada saat SMA. Salah satunya pernah saat kelas 2 aku di marahi sama pak tukang kebun. Gara-garanya aku manjat pohon mangga dan banyak daun yang berserakan, tetapi setalah memanjat daun-daun itu tidak aku bersihkan. Jadinya pak tukang kebibun itu marah dan memintaku untuk menyapunya. Sungguh memalukan sekali. Entah mengapa saat di SMA aku meras tambah tolol. Pasalnya banyak sekali mata pelajaran yang tidak aku kuasai. Salah satunya adalah akuntansi. Untuk pelajaran yang satu itu aku tidak pernah mendapatkan nilai lebih dari 6,5. Oleh karena itu aku memutuskan untuk memilih jurusan IPA saja saat kelas 3. Dan benar akhirnya saat kenaikan kelas 3 aku masuk jurusan IPA. Di kelas 3 ini aku mulai semangat lagi untuk belajar. Karena dari kecil aku suka dangan IPA maka tidak sulit untuk mengikuti materi yang diberikan. Di sini ada beberapa guru yang sangat dekat denganku yaitu guru Biologi ibu Endang dan guru Bahasa Indonesia ibu Mamik. Beliaulah yang memberiku motivasi untuk maju dan menjadi manusia yang lebih baik . tnpa ada mereka entah jadi apa aku saat ini. Tidak terasa 3 tahun berlalu sangat cepat. UNAS pun tiba. Aku semangat mengerjakannya. Dan hasilnya tidak sia-sia. Nilaiku sangat memuaskan. Rata-rata nilaiku 9. Namun ada satu kendala lagi. Aku tidak tahu mau kemana setelah lulus SMA ini. Aku akan kuliah atau bekerja. Aku mencoba mendaftarkan ke berbagai perguruan tinggi negeri. Karena dari kecil aku ingin menjadi insinyur pertanian makanya aku mendaftarkan ke UGM tetapi tidak di terima. Aku mendaftar juga di UNY tetapi yang daterima jurusan yang tidak terlalu aku inginkan, dan orang tuaku melarangku untuk mengambilnya karena takut kelak tidak punya masa depan. Dan yang terakhir aku mencoba ke STIKES. Tetapi sangat disayangkan. Sebenarnya aku diterima tetapi karena aku telat registrasi ulang aku jadi tersisih. Oh sedihnya. Saat itu aku jadi menyalahkan tuhan, kenapa harus aku yang mendapatkan cobaan ini? Aku mencoba bangkit dari keterpurukanku saat itu. Aku mememukan seseorang yang dapat membangkitkan semangatku lagi. Seeorang yang bernama Rezha Azmi Fauzie. Dia adalah sebagian dari hatiku. Penopang jiwaku disaat aku terpuruk. Dialah petunjukku saat aku tersesat. Dialah seseorang yang memberiku bahagia disaat sedihku.

>>> Aku Saat Ini

Setelah 2 tahun menganggur akhirnya aku mencoba untuk menata hidupku lagi. Aku ingin mewujudkan keinginanku yang tertunda yaitu kuliah. Aku sebenarnya malu karena teman-teman yang seumuranku sudah hampi lulus sedangkan aku baru mau memulainya. Tetapi tidak apa-apa karena lebih baik terlambat dari pada tidak sama sekali. Sebenarnya tidak ada keinginan untuk menjadi guru. Namun karena ada desakan dari calon mertua akhirnya aku mengalah dan mengikuti semua keinginan mereka. Aku mendaftarkan ke UPY. Aku mengambil jurusan PGSD. Aku masih ragu akan pilihan yang aku ambil. Tetapi aku mencoba untuk menjalaninya sebaik dan semampuku. Banyak hal baru yang aku dapatkan saat kuliah. Sampai saat ini aku masih bertahan di UPY dan semoga aku cepat lulus agar bias membahagiakan orang tuaku. Amin.

>>> Penutup

Inilah sedikit cerita tentang sepenggal perjalanan hidupku. Semoga dapatditerima denagan baik oleh semua orang. Dan dapat memberikan sebuah pengalaman yang menarik dan berkesan bagi yang membacanya. Terima kasih untuk semuanya. Dan sampai jumpa pada autobiografiku selanjutnya.