Pantai Slopeng terletak di kabupaten sumenep Madura. Pantai ini terkenal dengan hamparan pasir putihnya dan juga keindahan alamnya. Adr ujung barat sampai kr timur hamparan pasir putih yang mempesona memanjakan mata kita. Di sepanjang pantai banyak berderet pohon kelapa yang melambai-lambai teriup angin. Ombak di pantai Slopeng tidak terlalu besar maka kita dapat berenang di sana. Saat berenang kita dapat melihat dasar laut, karena air di sana jernih. Kita dapat melihat ikan-ikan kecil berenang kesana-kemari di bawah air. Sangat menyenangkan sekali berwisata ke pantai Slopeng.
Kemarin sore aku melihat kecelakaan motor di perempatan kenteng. Aku sangat kaget karena aku melihat denga mata kepalaku sendiri. Aku benar-benar melihat kejadian itu saat kedua motor saling bertabrakan. Kronologisnya seperti ini. Ada sebuah motor melaju dengan kencang dari arah selatan. Saat tiba di tengah perempatan tiba-tiba dari ara timur ada motor melaju dengan kecepatan tinggi. Kemudian langsung saja kedua motor itu langsung saling bertabrakan.
Menulis adalah menurunkan atau melukiskan lambing-lambang grafik yang menggambarkan suatu bahasa yang dapat dipahami oleh seseorang sehingga orang lain dapat membaca lambing-lambang grafik tersebut kalau mereka memahami bahasa dan gambaran grafik tersebut.
2.Fungsi dan Tujuan Menulis
Fungsi dari menlis antara lain adalah :
a.Sebagai alat komunikasi yang tidak langsung
b.Dapat memudahkan pelajar untuk berfikir
c.Menoling kita untuk berfikir kritis
d.Memperdalam daya tangkap kita
e.Dapat memecahkan mesalah yang kita hadapi
f.Dapat membantu kita menjelaskan pikiran-pikiran kita
Adalah karangan yang menceritakan rangkaian peristiwa derdasarkan urutan waktu.
Jenis narasi ada dua yaitu : narasi ekspositoris dan narasi artistik.
b.Deskripsi
Adalah karangan yang melukiskan suatu objek dengan apa adanya, sehingga pembaca dapat ikut merasakan , mengalami. Melihat dan mendengar apa yang ditulis pengarang.
c.Eksposisi
Adalah karangan yang bertujuan untuk menambah pengetahuan pembaca dengan memaoarkan informasi secara akurat.
d.Argumentasi
Adalah jenis karangan yang bertujuan mempengaruhi denagn bukti-bukti, alasan, atau pendapat yang kiatsehingga gagasan yang dikemukan oleh penulis dapat dipercaya pembaca.
4.Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan dalam Kegiatan Menulis
a.Paragraph
Paragraf adalah seperangkat kalimat yang membahas suatu ntopik atau hanya mengacu pada satu gagasan pokok.
Jenis paragraf berdasarkan letak kalimat utamanya :
üParagraf deduktif
Yaitu kalimat utama ada di awal paragraf
üParagraf induktif
Yaitu kalimat utama ada di akhir paragraf
üParagraf variatif
Yaitu kalimat utama ada di awal dan akhir paragraf
üParagraf deskriptif
Yaitu paragraf yang kalimat utamanya tidak dinyatakan dengan jelas dalam paragraf itu.
üParagraf ineratif
Yaitu paragraf yang dimulai dengan penjelasan menuju ke pernyataan dan di kakhiri dengan penjelasan lagi.
Jenis paragraf berdasarkan fungsinya :
üParagraf pembuka
Adalah paragraf yang berperan sebagai pengantar untuk sampai pada masalah tang akan diuraikan.
üParagraf penghubung
Adalah paragraf yang berisi inti persoalan yang akan dikemukaan
üParagraf penutup.
Adalah paragraf yang berisi kesimpulan dari paragraf penghubung.
b.Kerangka karangan
Adalah outline sebuah karangan yang sudah diatur secara sistematis, lengkap, menyeluruh dan mencakup semua hal yang akan dikemukaan.
c.Langkah-langkah penyusunankerangka
üCatat semua ide
üSeleksi ide-ide secara tepat
üUrutkan ide-ide secara tepat
üKelompokkan ide-ide yang berdekatan pada suatu heading
üLangkah seleksi sudah dikerjakan
Sistem penempatan ide-ide heading dapat dilakukan dengan berbagai cara yaitu :
·Cara biasa yang terdiri atas beberapa hal sebagai berikut :
vBerdasarkan urutan waktu
vBerdasarkan urutan materi yang ada
vBerdasarkan urgensi urutan materi yang tidak boleh diabaikan
·Berdasarkan pertimbangan logis terdiri atas :
vDari klimaks ke antiklimaks
vDari umum ke khusus
vDari yang khusus ke yang umum
vBerdasarkan sebab akibat
vDari akibat menjurus ke sebab
vBerdasarkan hubungan eratnya materi
vDari yang bermanfaat ke yang tidak bermanfaat ataupun sebaliknya
vDari yang sukar ke yang lebih mudah ataupun sebaliknya
vUrutan berdasarkan pertimbangan psikologi
vBerdasarkan kemungkunan saling menjelaskan
d.Pengembangankerangka karangan
üPendahuluan bersifat menjelaskan dan mendorong
Pada pendahuluan usahakan menggunakan kalimat yang menarik sehingga membuat pembaca ingin lebih tahu tentang apa yang diuraikan pada karangan selanjutnya.
üBatang tubuh sebagai isi karangan
Dalam batang tubuh biasanya terdiri dari beberapa alinea. Pada bagian ini dipergunakan contoh-contoh, uraian-uraian yang ada didalamnya dan pembuktian.
üBagian penutup
Untuk bagian penutup ada tiga sifat yang dimiliki yaitu sebagai rangkuman dari apa yang sudah diuraikan, sebagai pernyataan kembali, sebagai kata penutup.
5.Teknik Pembelajaran Menulis
Pengembangan kemampuan menulis dapat dilakukan dengan :
üSering menulis berdasarkan kegunaan spesifik
üMemhai fakta bahwa menukis adalah “ menengok kembali”
üMempublikasikan tulisan
üMemperoleh pengalaman editing yang akan bermanfaat tidak hanya untuk menulis akan tetapi secara keseluruhan bermanfaat untuk pengembangan kemampuan riset dan observasi
6.Tujuan Pembelajaran Menulis
vMampu memilih dan menata gagasan dengan penalaran yang logis dan sistematis
vMampu menuangkan ke dalam bentuk-bentuktutur bahasa Indonesia sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia
vMampu menulis sesuai dengan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia Yang Disempurnakan
vMampu memilih ragam bahasa Indonesia sesuai kontenks komunikasi
Sayang,tak tau harus apa membuka coretan tangan ini,hanya kerinduan yang memainkan irama kata dalam secarik tulisan lusuh ini.,,, Sayang, sebagian hidupku telah kujalani, disana kusendiri menghadapi godaan serta cobaan yang tak pernah kukira sebelumnya, tanpa dirimu.... Sayang, kurindu sepucuk senyum hangatmu yang meluluhkan kerasnya hidup ini, dengan bayangmu yang enjelma menjadi bidadari aku akan terbangun dari mimpi... Sayang, titianmu masih panjang, jangan kau siakan seperti diriku ini,,,, buatlah segudang catatan tentang hidup sayang.,, agar nantinya kau tak lagi takut dijemput dari dunia.... S@Y@ÑK,,hanya satu terbayang legam dimata, jarak antara kau dan aku laksana bumi dan langit tinggi....
Aku ingin membumbung dalam khayalan Melantunkan lagu-lagu cinta yang merasuki Sembari berteriak menyebut namamu Menjemput dirimu diangkasa tinggi
Aku persis tau pijakan tanahmu kini Pula kerlip bola mata yang kau miliki Tapi tersisih fikir tentang sesuatu Adakah namaku dipusara hatimu??
Senyum menjemput hari yang kumiliki Musnahkan kidung belenggu masa Sekali terucap kata dari bibirmu Memuntahkan sekuncup rindu dalam diri
Tetapku tak mengerti isi hati Hanya menanti ketakjuban tetesan rindu Diujung khayal yang kian terbang Tak tau kemana ia pergi....
Aku tetap angin sepoi.... Menanti masa menerpa paras manismu Dihari esok.... Ataupula masa-masa lainya.... Aku tetap angin sepoi.... Dan engkau nafasku.....
Saat ini umurku hampir menginjak 22 tahun. Akubukan anak kecil lagi. Akumulai beranjak dewasa.Namun menurutkukedewasaan itu belum muncul pada diriku. Saat ini timbul dalam pikirankuuntuk membuat sebuah autobiografi seperti layaknya orang-orang yang terkenal. Akuberfikir mungkin kelak saya akan menjadi orang yang terkenal juga . Separtinya kalau Aku memiliki sebuah autobiografi pasti akan seru dan menyenangkan. Akumembuat sebuah autobiografi bukan untuksekedar pamer atau gengsi. Tetapi Aku membuatnya agar orang lain dapat lebih mengenalku lebih dekat. Dan mereka yang membaca autobiograf ini dapat melihat perjalanan hidupku selanma hampir 22 tahun ini. Akutidak mempunyaipengalaman dalam menulis atau membuat sebuah autobiografi sebelumnya. Jadi mungkin akan ada banyak kesalahan pada autobiografi kali ini. Tetapi Aku akan berusaha memberikan yang terbaik dan semampuku.
>>>Asal Mula Kehidupanku
Pada tanggal 07 Maret 1988, di saat fajar pagi mulai merekah terdengarlah jerit tangis partamaku. Seorang gadis mungil buah cinta dari Sutrisno dan Mukirah yang tidak lain adalah orang tuaku. Aku terlahia di sebuah rumah mungil lebih tepatnya di Dekso, Banjar arum, Kalibawang, Kulon Progo 55672. Saat proses kelahiran ibuku hanya dibantu oleh seorang bidan desa. Setelah suara adzan dikumandangkan di telingaku maka bapakku menganugrahi sebuah nama untukku. Aku diberi nama Nural Hidayah. Yang artinya adalah cahaya petunjuk. Karena orang tuaku berharap agar aku dapat menjadikan petunjuk bagi diriku sendiri maupan orang lain. Itulah sepenggal cerita kelahiranku 21 tahun yang lalu.
>>>Masa Kanak-Kanak (Kehidupan Masa Kecilku)
Setelah membaca cerita kelahiranku sekarang aku mau cerita tentang masa kecilku. Waktu berganti, dan aku pun tumbuh menjadi seorang gadiskecil yang menggemaskan. Dari kecil aku terbiasa dimanja ole kedua orangtuaku. Apapun yang aku monta pasti akan dituruti oleh orangtuaku terutama bapakku. Karena pada saat itu bapakku bekerja di PLN Wates sehingga dapat memberikan kebahagiaan yang lebih padaku dan keluargaku. Saat kecil aku senang sekali pergi bermain hanya memakai celana dalam dan kaos dalam saja. Jadi waktu kecil aku hitam sekali hamper seperti dakocan. Dulu karena pipiku yang tembem maka aku dipanggil Cempluk oleh nenekku. Bahkan panggilan itu masih melekat sampai saat ini. Pada saat aku ber umur 4 tahun bapakku mendaftarkanku ke TK Mekar Al Islam. Aku masuk kelas nol kecil. Aku senang sekali. Aku punya banyak teman di sana. Guru yang sangat aku sayangi di TK adalah ibu Salbiyah S.Pd. Beliau sangat baik padaku. Hobiku saat bi TK dalah mencarikecebomg. Karena dulu di depan sekolahterdapat kolam ikan yang di sana ada banyak kecebongnya. Pada tahun pertama masuk sekolah aku masing harusdiantar olea ibuku bahkan sampai ditungguin sampai pulang sekolah. Namun setelah menginjak tahun kedua aku harus berangkat sekolah sendiri, karena saat itu adik pertamaku lahir jadi ibuku tidak bisa mengantarku. Saat di TK aku pernah menyukai seorang temanku. Tetapi tidak usah aku sebutkan namanya. Dua tahun bersekolah di TK akhirnya aku lulus juga. Dan selanjutnya bapakku memasukanku ke SDN Dekso 1. Sekolah tersebut termasuk salah satu sekolah favorit di desaku. Di SD aku menjadi salah satu siswa yang menonjol. Aku selalu menduduki peringkat pertama di kelas. Namun pernah suatu ketika aku mendapat rangking 2. Bapakku meberi aku hukuman yang berat. Yaitu tidak diberi uang jajan tiga minggu, tidak boleh main, dan tidak boleh menonton televise selama satu bulan. Saat mulai duduk di kelas tiga akumulai suka bermain di sungai. Pernah aku hampir tenggelam,dan sampai sekarang aku takut bermain di sungai lagi. Pada saat SD aku sangat suka pelajaran IPA karena menurutku IPA itu menyenangkan. Di saat kelas 4 aku mendapatkan adik baru. Adikku yang partama bernama Fajar Sidoq Al Mukharam sedangkan untuk adik keduaku ini diberi nama Septian Wahyu Tri Nur Santo. Masa-masa di SD kulalui dengan begitu berat. Banyak kejadian yang aku alami. Puncaknya pada saat aku kelas 5 kedua orang tuaku harus pergi meninggalkan aku. Mereka pergi merantau ke Madura. Aku ditinggal di rumah nenekku. Aku tidak dapat berbuat apa-apa. Yang aku lakukan hanyalah menangis saja. Namun akhirnya aku bisa bangkit dari kesediahanku. Mulai saat itu aku berjuang sendiri tanpa ada orang tua yang mendampingi tetapi aku masih bersyukur karena masih ada nenekku yang menemaniku. Saat di SD aku pernah ikut lomba cerdas cermat sampai tingkat kecamatan. Betapa bangganya aku saat itu. Waktu cepat berlalu, tak terasa aku sudah masuk di kelas 6. Pada saat itu aku bingung apa yang harus aku lakukan. Aku jauh dari orang tuaku. Aku bingung harus melanjutkan kemana?. Tak ada gambaran jelas dalam otakku. Akhirnya UNAS pun tiba. Aku cemas takut tidak lulus ujian. Namun aku giat belajar, dan aku pun lulus dengan nilai yang memuaskan.
>>>Masa Remaja ( Masa Puber)
Setelah lulus dari SD aku mendaftarkan di SMP N 1 Nanggulan. Sekolah tersebut merupakan sekolah terbaik di wilayahku. Aku masuk di kelas 1 F. ada kejadian lucu saat MOS masuk SMP. Ada salah satu temanku yang disuruh maju untuk di hukum tetapi dia tidak mau dan akhirnya malah menangis. Di SMP aku mempunyai seorang teman dekat yang sampai saat ini masih berhubungan baik denganku. Namanya Swesti Anggraini Dewi. Dia satu-satunya teman yang benar-benar baik menurutku. Waktu kelas satu akupernah di sukai oleh seorang teman. Tetapi waktu itu aku masih lugu jadi belum tau apa itu cinta. Jadinya aku cuekin saja dia. Entah mengapa saat di SMP prestasiku agak menurun. Aku hanya menduduki peringkat 2 saja. Aku kecewa. Tetapi mau bagaimana lagi mungkin memang takdirnya seperti itu. Saat aku masuk ke kelas dua ternyata seseorang yang dulu pernah menyatakan suka padaku kembali lagi padaku. Akhirnya karena aku kasihan padanya aku pun mau menjadi kekasihnya. Ah kayaknya tidak penting ngomongin pacar. Naik ke kelas 2 aku mendapatkan banyak pengalaman baru. Pernah suatu ketika waktu ujian semesteran, aku duduk bersebelahan dengan kakak kelasku namanya Iwan Mei Saputro. Saat itu dia membawa sontekan. Aku diajari menyontek sama dia. Hari berikutnya aku mencoba membawa sontekan kedalam ruang ujian. Tapi naas karena ini adalah aksi menconteku yang pertama aku gagal. Aku ketahuan sama guruku. Tetapi untung saja guru tersebut baik jadinya sku tidak dihukum cuma diberi peringatan. Ditahun kedua ini semua berjalan lancer tidak ada kendala yang berarti dalam kehidupanku. Setelah memasuki tahun ketiga di SMP ada kejadian yang sangat menggemparkan seluruh isi sekolahku. Aku saja sampai dipanggil oleh guru BP. Masalahnya waktu itu ada dua orang teman pria yang menyukaiku. Aku bingung memilihnya. Aku tidak tahu harus memilih yang mana. Akhirnya aku pilih satu diantara mereka, namun pihak yang aku tolak tidak terima akhirnya mereka berdua berkelahi kaya kucing sama tikus. Aku jadi merasa bersalah, pada saat itu ada guru BP yang tahu dan akhirnya menyeret kami dan kami dimarahi. Hal itu aku jadikan salah satu pelajaran dalam hiduo untuk tidak saling menyakiti. Pada tahun ketiga ini adalah penentuan aku lulus atau tidak dari SMP. Aku cemas soalnya pada tahun ini mulai diberlakukan nilai minimal 4,25 aku takut tidak dapat mencapai target. Tetapi allhamdulilah aku lulus, sayangnya nilaiku pas-pasan. Namun walau begitu aku tetap optimis akan masuk ke SMA favorit. Setelah lulus SMP aku memberanikan diri untuk mendaftarkan diri ke SMA N ! Godean. Sebenarnya aku ragu. Tetapi karena aku punya tekat yang kuat akhirnya aku diterima di SMA tersebut. Aku masuk ke kelas 1.2. teman-temanku banyak sekali saat SMA. Di SMa ini aku mendapatkan teman-teman yang begitu baik padaku. Ada 4 orang yang paling dekat sekali sama aku yaitu Mettayana Anggun Pusoitasari, Hesti Widyasari, Umi Eka Sari, dan Erma. Mereka temanku saat susah dan senang. Banyak hal menarik yang terjadi pada saat SMA. Salah satunya pernah saat kelas 2 aku di marahi sama pak tukang kebun. Gara-garanya aku manjat pohon mangga dan banyak daun yang berserakan, tetapi setalah memanjat daun-daun itu tidak aku bersihkan. Jadinya pak tukang kebibun itu marah dan memintaku untuk menyapunya. Sungguh memalukan sekali. Entah mengapa saat di SMA aku meras tambah tolol. Pasalnya banyak sekali mata pelajaran yang tidak aku kuasai. Salah satunya adalah akuntansi. Untuk pelajaran yang satu itu aku tidak pernah mendapatkan nilai lebih dari 6,5. Oleh karena itu aku memutuskan untuk memilih jurusan IPA saja saat kelas 3. Dan benar akhirnya saat kenaikan kelas 3 aku masuk jurusan IPA. Di kelas 3 ini aku mulai semangat lagi untuk belajar. Karena dari kecil aku suka dangan IPA maka tidak sulit untuk mengikuti materi yang diberikan. Di sini ada beberapa guru yang sangat dekat denganku yaitu guru Biologi ibu Endang dan guru Bahasa Indonesia ibu Mamik. Beliaulah yang memberiku motivasi untuk maju dan menjadi manusia yang lebih baik . tnpa ada mereka entah jadi apa aku saat ini. Tidak terasa 3 tahun berlalu sangat cepat. UNAS pun tiba. Aku semangat mengerjakannya. Dan hasilnya tidak sia-sia. Nilaiku sangat memuaskan. Rata-rata nilaiku 9. Namun ada satu kendala lagi. Aku tidak tahu mau kemana setelah lulus SMA ini. Aku akan kuliah atau bekerja. Aku mencoba mendaftarkan ke berbagai perguruan tinggi negeri. Karena dari kecil aku ingin menjadi insinyur pertanian makanya aku mendaftarkan ke UGM tetapi tidak di terima. Aku mendaftar juga di UNY tetapi yang daterima jurusan yang tidak terlalu aku inginkan, dan orang tuaku melarangku untuk mengambilnya karena takut kelak tidak punya masa depan. Dan yang terakhir aku mencoba ke STIKES. Tetapi sangat disayangkan. Sebenarnya aku diterima tetapi karena aku telat registrasi ulang aku jadi tersisih. Oh sedihnya. Saat itu aku jadi menyalahkan tuhan, kenapa harus aku yang mendapatkan cobaan ini? Aku mencoba bangkit dari keterpurukanku saat itu. Aku mememukan seseorang yang dapat membangkitkan semangatku lagi. Seeorang yang bernama Rezha Azmi Fauzie. Dia adalah sebagian dari hatiku. Penopang jiwaku disaat aku terpuruk. Dialah petunjukku saat aku tersesat. Dialah seseorang yang memberiku bahagia disaat sedihku.
>>>Aku Saat Ini
Setelah 2 tahun menganggur akhirnya aku mencoba untuk menata hidupku lagi. Aku ingin mewujudkan keinginanku yang tertunda yaitu kuliah. Aku sebenarnya malu karena teman-teman yang seumuranku sudah hampi lulus sedangkan aku baru mau memulainya. Tetapi tidak apa-apa karena lebih baik terlambat dari pada tidak sama sekali. Sebenarnya tidak ada keinginan untuk menjadi guru. Namun karena ada desakan dari calon mertua akhirnya aku mengalah dan mengikuti semua keinginan mereka. Aku mendaftarkan ke UPY. Aku mengambil jurusan PGSD. Aku masih ragu akan pilihan yang aku ambil. Tetapi aku mencoba untuk menjalaninya sebaik dan semampuku. Banyak hal baru yang aku dapatkan saat kuliah. Sampai saat ini aku masih bertahan di UPY dan semoga aku cepat lulus agar bias membahagiakan orang tuaku. Amin.
>>>Penutup
Inilah sedikit cerita tentang sepenggal perjalanan hidupku. Semoga dapatditerima denagan baik oleh semua orang. Dan dapat memberikan sebuah pengalaman yang menarik dan berkesan bagi yang membacanya. Terima kasih untuk semuanya. Dan sampai jumpa padaautobiografiku selanjutnya.
Suara kicau burung di pagi hari membangunkan Pak Sukro dari tidurnya. Saat mata terbuka sudah ada secangkir kopi dan sepucuk surat di atas meja di samping tempat tidurnya. Dalam hati Pak Sukro bertanya-tanya , surat dari siapa itu?
“Nduk….Nduk“ panggil Pak Sukro kepada anak gadisnya.
Tetapi tak ada jawaban dari Genduk. Lalu Pak Sukro beranjak dari tempat tidurnya dan bergegas keluar kamar untuk mencari anaknya. Sudah dicari seisi rumah tapi Genduk tidak ada. Pak Sukro teringat akan suratnya tadi , kemudian dia kembali ke kamar untuk mengambil surat tadi. Diambilnya surat tersebut dan dengan segera dibaca olehnya.
Selamat pagi pak,
Pak ini surat dari Genduk. Maaf Genduk tidak berani ngomong sama bapak. Genduk takut bapak marah. Genduk harus pergi pak. Genduk tidak bisa hidup seperti ini terus. Sebenernya genduk bingung. Genduk tidak tahu apa yang harus genduk lakukan. Ini genduk lakukan karena Genduk menyayangi bapak juga mas Tarno. Dari pada bapak tidak menyetujui Genduk menikah dengan Mas Tarno lebih baik gendu pergi. Genduk minta maaf kalau Gendek selama ini menyusahkan bapak. Genduk saying sama bapak.
Setelah membaca surat dari Genduk sontak Pak Sukro menangis dan mengamuk sejadi- jadinya. Sehingga para tetangga datang menghampiri Pak Sukro.
“Ada apa ini Pak , kenapa anda mengamuk?“ Tanya salah seorang warga
“Walah edan anakku minggat dari rumah!“ jawab Pak Sukro sambil berteriak
Warga berusaha menenangkan Pak sukro. Setelah beberapa sat emosi Pak Sukro sudah mereda dan dapat terkendali.
“Ti, kenapa anak kita jadi begini ?“ kata Pak Sukro sambil memeluk foto istrinya.
Pak Sukro hanya tinggal bersama Genduk karena Surti istrinya sudah meninggal satu tahun yang lalu. Seharian Pak Sukro mencari anak semata wayangnya. Seluruh kampong sudah dicari/ namun Genduk tidak juga di temukan. Pada malam harinya Pak Sukro tidak bisa tidur. Sebenarnya Pak Sukro ingin mencari Genduk ke rumah Tarno. Tetapi dia tidak tahu di mana rumah Tarno.Tiba – tiba dia teringat pada Sri tman Genduk. Karena dulu Genduk pernah cirita kalau dia dikenalkan Tarno oleh Sri. Bergagas Pak Sukro pergi ke rumah Sri. Sesampainya di rumah Sri , Pak Sukro mengutarakan maksud kedatangannya malam – malam. Dia menceritakan tentang kepergian Genduk. Sri kaget karena dia juga baru tahu kalau Genduk oergi dari rumah. Akhirnya Sri memberikan alamat rumah Tarno. Betapa terkejutnya Pak Sukro karena ternyata Rumah Tarno ada di Tegal.
Setelah itu Pak Sukro pulang ke rumah. Tanpa berfikir panjang Pak Sukro pergi ke Tegal dengan mencarter mobil milik tetangganya. Dalam perjalanan Pak Sukro hanya diam dan terlihat sangat panic. Keesokan paginya tibalah Pak Sukro di rumah Tarno. Setelah turun dari mobil Pak Sukro langsung mengedor – gedor pintu rumah Tarno.
“Hei Tarno , kembalikan anaku!” teriak Pak Sukro.
Sontak seluruh isi rumah Tarno berhamburan keluar. Padahal saat itu masih pagi buta.
“Ada apa ini Pak!” Tanya Tarno.
“Jangan pura-pura tidak tahu, kamu sembunyikan di mana anak gadisku?” jawab Pak Sukro
“Apa maksud Bapak, saya benar-benar tidak tahu!” kata Tarno.
“Alah jangan pura-pura bodoh, Genduk minggat dari rumah pasti kamu yang mengajaknya dan menyambunyikannya di sini!”bentak Pak Sukro.
“Apa, Ganduk minggat!” jawab Tarno dengan terkejut
“Saya malah baru tahu, demi Tuhan Pak saya tidak menyembunyikan Genduk.” kata Tarno.
“Tapi Genduk minggat gara-gara kamu.” kata Pak Sukro.
“Kalau Bapak tidak percaya silahkan geledah rumah saya.” jawab Tarno.
Pak Sukro langsung masuk dan mengobrak-abrik rumah Tarno. Namun Genduk tidak ada juga. Pak Sukro menangis sedih.
“Di mana anakku?” ratap Pak Sukro.
“Mari kita cari bersama Pak.” kata Tarno.
“Baiklah, maafkan bapak ya Nak, karena telah berburuk sangka padamu.” Kata Pak Sukro
“Tidak apa-apa Pak.” jawab
Tarno.
“Silahkan Bapak beristirahat dulu, setelah itu nanti kita pulang ke tempat bapak dan kita mencari Genduk bersama.” kata Tarno
Setelah matahari terbit dan Pak Sukro juga sudah cukup beristirahat, maka Pak Sukro kembali ke rumah bersama Tarno. Dalam perjalanan pulang pun Pak Sukro hanya diam. Dalam pikirannya hanya ada Genduk anak gadisnya yang paling disayangi. Sesampainya di depanrumah betapa kagetnya Pak Sukro dan Tarno karena ada bendera kuning di depan rumahnya. Pak Sukro langsung turun dan berlari menuju rumah.
“Ada apa ini?” tanay Pak Sukro kepada salah satu orang tetangganya
Namun orang itu hanya diam dan menggelengkan kepala. Pak Sukro masuk ke dalam rumah. Setibanya di dalam betapa terkejutnya Pak Sukro melihat anaknya sudah tidak bernyawa. Betapa hancurnya hati Pak Sukro mengatahui Genduk sudah terbujur kaku terbukgkus kain kafan putih. Buru-buru dipeluknya tubuh Genduk.
“Genduk………………………..kenapa kamu tinggalkan Bapak sendiri?” teriak Pak Sukro sambil menangis dan memeluk Genduk.